Jumat, 10 November 2017

Siklus POLYBIOS dan Perbedaan Ideologi Terbuka dan Ideologi Tertutup #Nurul

Siklus POLYBIOS tentang bentuk Pemerintahan


Ø  Monarkhi adalah sebuah pemerintahan kerajaan.
Ø  Tirani adalah suatu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh seseorang untuk kepentingan pribadi.
Ø  Aristokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh sekelompok orang untuk kepentingan umum.
Ø  Oligarki adalah suatu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh sekelompok orang untuk kepentingan kelompok tersebut.
Ø  Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh rakyat.
Ø  Okhlokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh orang untuk kepentingan sebagian orang.


Perbedaan Ideologi Terbuka dan Ideologi Tertutup

IDEOLOGI TERBUKA

IDEOLOGI TERTUTUP
1.  Merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat.

Bukan merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat.
2.  Berupa nilai-nilai dan cita-cita yang berasal dari dalam masyarakat sendiri.
Merupakan cita-cita satu kelompok orang yang mendasari suatu program untuk mengubah dan memperbaharui masyarakat.
3.  Hasil musyawarah dan consensus masyarakat.

Dibenarkan atas nama ideologi masyarakat harus bekorban.
4. Milik seluruh rakyat, oleh karena itu sekaligus sebagai kepribadian masyarakat.
Kepercayaan dan kesetiaan ideologis yang kaku.
5.  Isinya tidak operasional, menjadi operasional bila diwujudkan dalan konstitusi.
Bukan merupakan nilai-nilai dan cita-cita.

Terdiri atas tuntutan konkret dan operasional yang diajukan secara mutlak


Siklus POLYBIOS dan Perbedaan Ideologi Terbuka dan Ideologi Tertutup #Nurul

Siklus POLYBIOS tentang bentuk Pemerintahan


Ø  Monarkhi adalah sebuah pemerintahan kerajaan.
Ø  Tirani adalah suatu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh seseorang untuk kepentingan pribadi.
Ø  Aristokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh sekelompok orang untuk kepentingan umum.
Ø  Oligarki adalah suatu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh sekelompok orang untuk kepentingan kelompok tersebut.
Ø  Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh rakyat.
Ø  Okhlokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh orang untuk kepentingan sebagian orang.


Perbedaan Ideologi Terbuka dan Ideologi Tertutup

IDEOLOGI TERBUKA

IDEOLOGI TERTUTUP
1.  Merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat.

Bukan merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat.
2.  Berupa nilai-nilai dan cita-cita yang berasal dari dalam masyarakat sendiri.
Merupakan cita-cita satu kelompok orang yang mendasari suatu program untuk mengubah dan memperbaharui masyarakat.
3.  Hasil musyawarah dan consensus masyarakat.

Dibenarkan atas nama ideologi masyarakat harus bekorban.
4. Milik seluruh rakyat, oleh karena itu sekaligus sebagai kepribadian masyarakat.
Kepercayaan dan kesetiaan ideologis yang kaku.
5.  Isinya tidak operasional, menjadi operasional bila diwujudkan dalan konstitusi.
Bukan merupakan nilai-nilai dan cita-cita.

Terdiri atas tuntutan konkret dan operasional yang diajukan secara mutlak


TIPS NGGAK PINGSAN GUYS #Nurul

Hay gays, buat kalian yang suka pingsan saat upacara atau acara lainnya. Saya punya tips buat kalian biar nggak pingsan lagi.
Dulu aku juga seperti kalian, suka pingsan saat upacara dan itu sangat memalukan menurutku karena ya itu terkadang pingsan karena belum sarapan atau hal yang lainnya.
Sekarang saya sudah tidak pingsan lagi saat acara atau upacara bahkan selalu menyelesaikan acara tersebut.
Tidak butuh waktu lama lagi ya gays, pasti sudah tidak sabar kan untuk mendengar tips dari saya, oke gays dibawah ini tipsnya yaaaa :
1)   Gerakkan jari kaki kalian
Nah hal ini dapat membantu kalian agar tidak pingsan atau mencegah agar tidak pingsan. Dengan gerakkan ini kalian akan merasa seperti berjalan tetapi ditempat, jadi kalian tidak merasa bosan.
2)  Gerakkan lidah kalian
Nah yang satu ini nih, bisa membantu kalian dari pingsan itu. Dengan gerakkan lidah ini , kalian bisa menghilangkan rasa pusing atau bosan yang ada dalam pikiran kalian saat upacara atau acara tertentu.
3)  Melakukan gerakkan jari kaki dan lidah kalian.
Hal ini jauh lebih efektif untuk mencegah keduanya.
4) Makan permen atau sedia permen di saku atau tas kalian.
Untuk sesekali makan lah permen tersebut untuk menghilangkan rasa pusing dan bosan kalian.
Sekian gays, semoga bermanfaat ya ........

Sampai berjumpa lagi dengan artikel yang lain.

Selasa, 31 Oktober 2017

Unsur Intrinsik Novel dan Penjelasannya Lengkap

7 Unsur Intrinsik Novel dan Penjelasannya Lengkap
1.    Tema
Tema yaitu masalah atau gagasan utma yang menjiawi seluruh cerita novel.
2.    Alur/plot
Alur yaitu rangkaian peristiwa-peristiwa yang membentuk sebuah cerita. Alur terdiri dari beberapa tahap, yaitu sebagi berikut.
a. Pengenalan atau eksposisi, biasanya pada tahap ini penulis akan memperkenalkan tokoh-tokoh yang ada dalam cerita 
novel, karakter-karakter tokoh dan lingkungan tokoh.
b. Pertentangan atau konflik, pada tahap ini biasanya tokoh utam mengalami konflik dengan tokoh lain, diri sendiri, maupun dengan lingkungan tempat ia tinggal.
c. Pertumbuhan atau penanjakan, pada tahap ini biasanya konflik yang dialami tokoh semakin melebar dan terjadi beberapa pertentangan antar tokoh.
d. Klimak atau puncak ketegangan, pada tahap ini terjadi ketegangan yang memuncak atau masalah yang memuncak sehingga memunculkan kejutan-kejutan yang tidak disangka-sangka oleh pembaca.
e. Antiklimaks, pada tahap ini ketegangan sudah cukup mereda
f.  Ending, pada tahapan ini terjadi penyelesaian konflik yang biasanya ditunggu-tunggu oleh pembaca, ada dua penyelesaian dalam cerita novel, yaitu happy ending (berakhir bahagia), dan sad ending (berakhir sedih).
Ada tiga jenis alur dalam cerita 
novel yaitu,
a. Alur maju atau progresif merupakan alur yang menceritakan peristiwa-peristiwa secara kronologis atau berurutan. Dalam alur ini cerita diawali dengan tahap pengantar dan di akhiri tahap penyelesaian.
b. Alur mundur atau regresif merupakan alur yang menceritakan peristiewa-peristiwa secara terbalik. Dalam alur ini cerita tidak dimulai dari tahap pengantar
c. Alur campuran merupakan perpaduan dari alur maju dan dan alur mundur.
3.    Penokohan
Penokohan atau perwatakan yaitu penggambaran mengenai tokoh cerita. Ada dua cara menggambarkan watak tokoh dalam cerita 
novel. Yaitu sebagai berikut.
a. Analitik/langsung, yaitu pengarang langsung menggambarkan keadaan atau pelukisan bentuk fisik seorang tokoh, seperti bagaiman bentuk wajah, hidung, mata, rambut, dan sebagainya
b. Dramatik/tidak langsung, yaitu pengarang mengungkapkan watak tokoh dengan hal-hal yang berhubungan dengan tokoh. Misalnya pelukisan jalan pkikran tokoh, cara berdandan, cara berpakaian, cara bicara, cara bergaul dan sebagainya. Tokoh dalam cerita ada tiga macam yaitu protagonis(tokoh yang baik), antagonis (tokoh yang jahat), dan tirtagonis (tokoh penengah).
4.    Latar 
Latar atau setting, yaitu tempat dan waktu yang melatar belakangi terjadinya peristiwa dalam suatu cerita. Setting biasanya mencakup hal-hal berikut.
a. Setting tempat berhubungan dengan ruang waktu, misalnya di Jawa, di kota Semarang tahun berapa, hari apa.
b. Setting waktu berarti kejadian itu terjadi pada waktu tertentu misalnya, pagi, siang sore, malam , fajar.
5.    Suasana
Suasana, yaitu suasana hati yang ditimbulkan oeh suatu karya sastra seperti 
novel. Misalnya suasana sedih, senang, benci, cinta, dan lainsebagainya. Dalam menciptakan suasana yang benar-benar dapat menyentuh hati para pembaca seorang penulis harus totalisan dalam penulisan sebuahnovel. Biasanya banyak penulis novel yang menceritakan kisahnya berdasarkan pengalaman pribadi.
6.    Sudut Pandang
Sudut Pandang atau point of view, yaitu cara pandang pengarang dalam menceritakan kisahnya. Cara pengarang membawakan ceritanya ada dua yaitu, cara bercerita orang pertama(memakai kata aku atau saya) dan cara bercerita orang ketiga (memakai kata dia, ia, dan nama orang).
7.    Amanat
Amanat yaitu pesan yang hendak disampaikan pengarang kepada pembaca. Dalam menuliskan maksud pesan biasanya pengarang mengungkapkan secara tersirat maupu tersurat. Amanat merupakan unsur yang sangat penting dari sebuah karya sastra.
Unsur Ekstrinsik Novel
Unsur ekstrinsik novel adalah unsur yang membangun novel dari novel. Unsur ekstrinsik novel tidak terdapat didaam novel, namun sangat mempengaruhi hasil sebuah karya sastra. Berikut ini adalah unsur ekstrinsik novel beserta penjelasannya.
1.    Unsur Biografi 
Unsur boigrafi ini adalah latar belakang pengarang. Latar belakang cukup berpengaruh dalam pembuatan puisi, misalkan penulis puisi yang latar belakangnya berasal dari keluarga miskin, maka jika ia membuat puisi akan sangat menyentuh hati para pembacanya, yang terbawa dari latar belakang penulis sehingga mampu dikesankan dalam sebuah puisi.
2.    Unsur Sosial
Unsur sosial sangat erat kaitanya dengan kondisi masyarakat ketika puisi itu dibuat. Misalkan puisi itu dibuat ketika masa orde baru menjelang berakhir. Pada saat itu kondisi masyarakat itu sedang sangat kacau dan keadaan pemerintahan pun sangat carut marut, sehingga puisi yang dibuat pada saat itu adalah puisi yang mengandung sindiran-sindiran terhadap masyarakat.
3.    Unsur Nilai 

Unsur nilai dalam puisi ini meliputi unsur yang berkaitan dengan pendidikan, seni, ekonomi, politik, sosial,budaya,  adat-istiadat, hukum, dan lain-lain. Nilai yang terkandung dalam puisi menjadi daya tarik tersendiri sehingga sangat mempengaruhi baik atau tidaknya puisi.

Peristiwa G30S PKI

Jakarta, Beritabulukumba.com – Gerakan 30 September 1965 / PKI atau G30S/PKI adalah peristiwa pengkhianatan terhadap Bangsa Indonesia terbesar yang pernah terjadi. peristiwa ini terjadi malam hari tepat saat pergantian dari tanggal 30 September (Kamis) menjadi 1 Oktober (Jumat) 1965 saat tengah malam. peristiwa ini melibatkan anggota PKI dan pasukan Cakrabirawa.
Gerakan ini bertujuan untuk menggulingkan Soekarno dan mengubah Indonesia menjadi komunis. Gerakan ini diprakarsai oleh Dipa Nusantara Aidit yang merupakan ketua dari PKI saat itu. DN. Aidit saat itu melancarkan hasutan-hasutan kepada rakyat Indonesia untuk mendukung PKI menjadikan Indonesia sebagai “Negara Yang Lebih Maju” dengan menciptakan persekutuan konsepsi NASAKOM (Nasionalis, Agama, dan Komunis). DN Aidit dinyatakan sebagai dalang dari G30S/PKI oleh Pemerintah Republik Indonesia pada masa Presiden Soeharto.
Sebelum terjadinya peristiwa G30S/PKI, Partai Komunis Indonesia (PKI) tercatat sebagai Partai Komunis yang paling besar di dunia tanpa menghitung partai komunis yang ada di Uni Soviet maupun Tiongkok. Ketika dilakukan audit pada tahun 1965, tercatat bahwa anggota aktif dari partai ini melebihi angka 3,5 juta, belum termasuk 3 juta jiwa yang menjadi anggota pergerakan pemuda. Selain itu, PKI juga memiliki kontrol penuh akan pergerakan buruh, menambahkan 3,5 juta orang lagi dibawah pengaruhnya. Hal tersebut belum berhenti, karena masih ada 9 juta anggota dari pergerakan petani, serta beberapa gerakan lain seperti pergerakan wanita, organisasi penulis, dan pergerakan sarjana yang membuat total anggota PKI mencapai angka 20 juta anggota termasuk pendukung-pendukungnya.
PKI kemudian meniupkan isu tentang adanya Dewan Jenderal di kubu Angkatan Darat yang sedang mempersiapkan sebuah kudeta. PKI memberikan dokumen Diel Tris yang ditandatangani Duta Inggris di Indonesia. Isi dari dokumen itu ditafsirkan sebgai isyarat adanya operasi pihak Inggris. Meskipun kebenaran dari dokumen itu diragukan. Jenderal Ahmad Yani lalu menyanggah keberadaan Dewan Jenderal ini ketika Presiden Soekarno bertanya kepadanya.
Suasana pertentangan antara PKI dan AD beserta golongan lain non PKI semakin memanas. Menjelang tanggal 30 September 1965. Apalagi pada bulan Juli sebelumnya, Soekarno tiba-tiba jatuh sakit. Tim dokter Cina yang di datangkan DN Aidit untuk memeriksa Soekarno menyimpulkan bahwa Presiden RI tersebut kemungkinan akan meninggal atau lumpuh.
Maka dalam rapat polik biro PKI pada tanggal 28 September 1965. Pimpinan PKI pun memutuskan untuk bergerak. Dipimpin oleh Letnan Kolonel Untung perwira yang dekat dengan PKI. Pasukan pemberontak melaksanakan Gerakan 30 September atau Peristiwa G30S PKI. Gerakan ini meluncur di Jakarta dan Yogyakarta dimana gerakan ini mengincar para Dewan Jendral dan perwira tinggi. Gerakan di Jakarta sebenarnya bermaksud untuk menculik para jendral dan membawanya ke Lubang Buaya. namun, beberapa prajurit Cakrabirawa ada yang memutuskan untuk membunuh beberapa jendral di tempat dia diculik. yaitu diantaranya Ahmad Yani dan Karel Satsuit Tubun. dan sisanya meninggal secara perlahan karena luka mereka di Lubang Buaya. Dan mereka yang meninggal saat gerakan ini adalah:
1. Letnan Jendral Anumerta Ahmad Yani (Meninggal di rumahnya di Jakarta Pusat. sekarang rumahnya menjadi Museum Sasmita Loka Ahmad Yani)
2. Mayor Jendral Raden Soeprapto
3. Mayor Jendral Mas Tirtodarmo Haryono
4. Mayor Jendral Siswondo Parman
5. Brigadir Jendral Donald Isaac Panjaitan
6. Brigadir Jendral Sutoyo Siswodiharjo
7. Brigadir Polisi Ketua Karel Satsuit Tubun (Meninggal di rumahnya)
8. Kolonel Katamso Darmokusumo (Korban G30S/PKI di Yogyakarta)
9. Letnan Kolonel Sugiyono Mangunwiyoto (Korban G30S/PKI di Yogyakarta)
10. Kapten Lettu Pierre Andreas Tendean (Meninggal di kediaman Jendral Abdul Haris Nasution)
11. Ade Irma Suryani Nasution (Putri Abdul Haris Nasution yang meninggal di kejadian ini)

Foto 7 Jendral Korban G30S/PKI
Atas kejadian ini, rakyat menuntut Presiden Soekarno untuk dengan segera membubarkan PKI. dan dengan sangat terpaksa, Soekarno akhirnya membubarkan PKI yang merupakan kekuatan terbesar yang mendukung gerakan “Ganyang Malaysia” milik Soekarno. Soekarno kemudian memerintahkan Mayor Jendral Soeharto untuk membersihkan unsur pemerintahan dari pengaruh PKI. perintah itu pun dikenal dengan nama Surat Perintah 11 Maret 1966 yang sesuai dengan pernyataan Soekarno berisi mengenai pengamanan diri pribadi presiden, pengamanan jalannya pemerintahan, pengamanan ajaran presiden dan pengamanan wibawa presiden.

Pesiden Soekarno Dan Mayor Jendral Soeharto
G30S/PKI baru berakhir ketika pada pukul 7 malam, pasukan yang dipimpin oleh Soeharto berhasil mengambil kembali kontrol atas semua fasilitas yang sebelumnya direbut oleh Gerakan 30 September. Ketika sudah berkumpul bersama Nasution, pada pukul 9 malam Soeharto mengumumkan bahwa ia sekarang mengambil alih tentara dan akan berusaha menghancurkan pasukan kontra-revolusioner dan menyelamatkan Soekarno. Ia kemudian melayangkan ultimatum lagi yang kali ini ditujukan kepada pasukan yang berada di Halim. Tidak berapa lama, Soekarno meninggalkan Halim dan tiba di istana presiden lainnya yang berada di Bogor. Untuk jasad ke-7 orang yang terbunuh dan dibuang di Lubang Buaya sendiri baru ditemukan pada tanggal 3 Oktober, dan dikuburkan secara layak pada tanggal 5 Oktober.


Minggu, 22 Oktober 2017

IMAN KEPADA HARI AKHIR/ KIAMAT LENGKAP// Nurul

Hay guys, bertemu lagi dengan saya. Kali ini kita akan membahas tentang Iman Kepada Hari Akhir. Buat bantu-bantu mengerjakan tugas atau sekedar pengetahuan guys. Ini terlengkap beserta hikmah dan manfaatnya.

Pengertian Iman Kepada hari Akhir/KiamatPengertian iman kepada hari akhir (kiamat) secara umum adalah mempercayai dan menyakini bahwa seluruh alam semesta dan segala seisinya pada suatu saat nanti akan mengalami kehancuran.

Macam-Macam Hari Akhir/Kiamat

Kiamat Sugra (Kiamat Kecil) (Hancur Sebagian): Pengertian kiamat sugra adalah kejadian hancurnya jagat raya dengan skala kecil, Misalnya tanda-tanda kiamat sugra adalah kematian, bencana alam seperti, tsunami, gempa bumi, banjir, gunung meletus, , dan sebagainya. Kiamat sugra sering terjadi dilingkungan kita yang merupakan suatu teguran Allah swt.

Kiamat Kubra (Kiamat Besar) (Hancur Keseluruhan) : Pengertian kiamat kubra adalah kejadian hancurnya alam semesta beserta isinya atau hancurnya alam semesta seluruhnya termasuk semua penghuni-penghuninya, seperti manusia, hewan, tumbuhan dan tanda dimulainya kehidupan di akhirat serta Manusia akan mempertanggung jawabkan segala amal perbuatannya yang pernah dibuat sewaktu hidup. Tanda-tanda kiamat kubra adalah munculnya dajjal, matahari terbit dari barat, turunnya ya'juj dan ma'juj. 

Tanda-Tanda Hari Akhir/Kiamat

1.     Tanda-Tanda Kecil/ Kiamat Kecil (tinggal menunggu waktu)
o    Diutusnya Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir
o    Banyaknya terjadi bencana alam
o    Banyaknya jumlah kaum perempuan dibanding laki-laki
o    Adanya golongan besar yang saling membunuh
o    Fitnah yang merajalela dengan menimpa kehidupan manusia
o    Banyaknya jumlah pembunuhan disebabkan  hal yang sepele
o    Segala hal atau urusan dipegang oleh bukan ahlinya. 
o    Manusia tidak memperdulikan  lagi ilmu agama
o    Adanya Laki-laki telah menyerupai wanita atau sebaliknya 
o    Timbulnya pergaulan bebas antara laki-laki dan perempuan
o    Merajalelanya kemaksiatan
o    Minuman keras yang merajalela.
o    Hilangnya hafalan di dunia.
2.     Tanda-Tanda Besar/Kiamat Besar (kiamat benar-benar terjadi)
o    Munculnya binatang-binatang yang dapat bicara
o    Al-Qur'an tidak dianggap lagi sebagai pedoman hidup, melainkan hanya sekadar bahan bacaan biasa
o    Munculnya Ya'juj dan Ma'juj, yaitu bangsa yang gemar dengan membuat kerusakan dibumi. 
o    Banyak manusia yang menjadi kufur dan murtad. 
o    Munculnya dajjal. Makhluk penyebar fitnah yang membuat manusia meninggalkan agama islam. 
o    Matahari terbit dari barat dan terbenam dari arah timur. 

Fungsi Iman Kepada Hari Kiamat
  • Menyadari bahwa alam seisinya akan hancur lebur maka setiap orang muslim harus banyak melakukan amal kebaikan serta menjauhi segala amal perbuatan yang tidak baik atau menjauhi larangan Allah swt. 
  • Mengingat bahwa hidup di dunia ini merupakan sawah ladang kehidupan alam akhirat atau merupakan jembatan untuk menuju ke alam akhirat maka kita harus membelanjakan atau menginfakkan sebagian harga untuk menghindari diri dari sifat rakus, tamak, dan kikir. 
  • Berani dan tidak takut mati karena membela agama, serta menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam.
  • Tidak iri terhadap kenikmatan yang diperoleh orang lain. 
  • Dapat menenteramkan jiwa orang yang mendapat perlakukan kurang adil     
Peristiwa-Peristiwa Setelah Hari Akhir/Kiamat


1.       Yaumul Barzah : Barzakh secara bahasa berarti pembatas atau dinding. Pengertian yaumul barzah aadlah hari penantian manusia di alam kubur setelah meninggal. Barzah batas atau perantara antara alam dunia dan alam akhirat. Di alam inilah manusia akan menunggu hari kebangkitan. Kejadian-kejadian yang akan dihadapi manusia di alam barzah adalah pertanyaan dari malaikat Munkar dan Nakir, Manusia akan diperiksa amal perbuatannya dan keimanannya ibadahnya oleh malaikat Munkar dan Nakir, Nikmat dan siksa kubur.
2.       Yaumul Ba'as : Pengertian Yaumul Ba'as adalah hari bangkitnya seluruh makhluk dari kuburnya, sejak manusia pertama hingga berakhir. Penegasan Allah SWT terhadapnya hari kebangkitan terdapat dalam Q.S. An Nahl ayat 38, artinya : "Mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sumpahnya yang sungguh-sungguh : "Allah tidak akan membangkitkan orang yang mati". (Tidak demikian), bahkan (pasti Allah akan membangkitnya), sebagai suatu janji yang benar dari Allah, akan tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui. (Q.S. An Nahl :38). dan Surat Yaasin ayat 51, artinya : " Dan ditiuplah sasangkala, maka tiba-tiba mereka ke luar dengan segera di kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka. (Q.S. Yaasin :51).
3.       Yaumul Hasyr (Hari berkumpulnya manusia) : Pengertian Yaumul Hasyr adalah fase manusia digiring ke suatu tempat yang bernama Padang Mahsyar  setelah kebangkitan dari kubur. Allah SWT berfirman : "Dan kami kumpulkan mereka, maka kami tidak meninggalkan mereka seorang pun". (Q.S. Al Kahli : 47).
4.       Yaumul Hisab (Hari Perhitungan) : Pengertian Yaumul Hisab adalah hari manusia dihisab, dihitung dan ditimbang amal perbuatannya selama dunia akhirat. Allah SWT berfirman : "Kami  akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah yang dirugikan seseorang barang sedikit pun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawi pun pasti kami mendatangkan (pahala)nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan. "(Q.S. Al-Anbiya : 47)
5.       Yaumul Jaza' (Hari Pembalasan) : Pengertian yaumul jaza' adalah hari ketika Allah SWT memberi keputusan kepada manusia.
6.       Surga dan Neraka : Surga adalah tempat yang penuh dengan berbagai kenikmatan, yang disediakan Allah bagi orang-orang yang bertakwa, Sedangkan Neraka adalah tempat yang penuh dengan berbagai siksaan, yang disediakan Allah bagi orang-orang yang durhaka. 

Hikmah Beriman Kepada Hari Akhir/Kiamat

  • Memperkuat keyakinan bahwa Allah SWT Mahakuasa dan Mahaadil. 
  • Memberikan dorongan untuk membiasakan diri dengan sikap dan perilaku terpuji (akhlaqul-karimah) dan menjauhkan diri dari sikap serta perilaku tercela (akhlaqul-mazmumah)
  • Memberi dorongan untuk bersikap optimis dan tawakal, serta sabar meskipun tertimpa berbagai kemalangan. 

Siklus POLYBIOS dan Perbedaan Ideologi Terbuka dan Ideologi Tertutup #Nurul

Siklus POLYBIOS tentang bentuk Pemerintahan Ø   Monarkhi adalah sebuah pemerintahan kerajaan. Ø   Tirani adalah suatu bentuk pemerin...